logo-color

Publikasi
Artikel Populer

MEDIA PEMBELAJARAN YANG TEPAT UNTUK ANAK USIA DINI

Dr. Muhammad Yusri Bachtiar, S.Pd., M.Pd

Dr. Muhammad Yusri Bachtiar, S.Pd., M.Pd

PGPAUD FIP UNM
m.yusri@unm.ac.id

Media Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini merupakan semua hal yang dapat digunakan sebagai penyalur pesan dari pengirim ke penerima untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat anak sehingga proses belajar terjadi, media yang digunakan harus sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan anak. Berdasarkan pendapat Gerlach dan Ely yang dikutip oleh Azhar Arsyad (2011), media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia, materi dan kejadian yang membangun kondisi yang membuat anak mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan atau sikap. Dalam pengertian ini, guru, buku teks, dan lingkungan sekolah merupakan media. Dalam lingkup anak usia dini, maka media dimaksudkan sebagai alat yang menjadi perantara dalam menyampaikan pembelajaran pada anak usia dini. Media yang dapat digunakan untuk pembelajaran anak usia dini bisa berupa gambar, video, film pendek, CD interaktif, animasi, dan lain sebagainya.

Di era sekarang, masih banyak guru yang tidak mampu menggunakan media pembelajaran dan berbagai kendala yang dialami guru dalam menggunakan media pembelajaran tersebut. Berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan adanya beberapa kendala atau hambatan yang dialami guru dalam penggunaan media dalam pembelajaran, yaitu kurangnya pengetahuan guru, kurangnya keterampilan guru, kurangnya waktu, serta sudah nyaman menggunakan metode lain. Padahal kita ketahui bahwa dengan adanya media pembelajaran untuk anak usia dini, dapat membantu guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar dan anak dapat belajar dimana saja dengan menggunakan media pembelajaran tersebut, baik di dalam kelas, maupun di luar kelas. Baik didampingi langsung oleh guru, maupun tidak, asalkan media pembelajaran yang digunakan sudah mengikuti standar keamanan dalam pembuatan media pembelajaran.

Syarat pembuatan media pembelajaran untuk anak usia dini yang paling penting ialah dengan menggunakan bahan yang tidak mudah sobek, tidak berbahaya, tidak berbau tajam dan tidak mengandung bahan kimia atau beracun. Ketika guru sudah mengetahui syarat dari pembuatan media pembelajaran tersebut, pembelajaran akan tercapai dengan maksimal. Kehadiran media pembelajaran lebih interaktif, menarik, berwarna dan variatif dapat membuat anak lebih aktif, terlibat, bebas bereksplorasi, dan mencoba hal baru dalam kegiatan pembelajarannya melalui bermain. Karena dengan media akan terjadinya komunikasi dua arah secara aktif, sedangkan tanpa media guru cenderung bicara satu arah seperti ceramah saja.

Oleh karena itu, solusi bagi guru yang kurang minat atau tidak mampu dalam menggunakan media pembelajaran, ialah dengan belajar kembali mengenai peningkatan kreativitas dalam diri agar dapat mengembangkan bahan-bahan apa saja yang dapat dibuat jika sekolah tidak menyediakan media pembelajaran, guru harus belajar terkait media yang akan dibuat dengan menyesuaikan tema pembelajaran dan disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan anak didik agar guru tersebut dapat memahami dan menemukan arti pentingnya sebuah media dalam pembelajaran. Hal ini disebabkan media yang digunakan mampu menguat indera menangkap pesan secara nyata/konkrit, sehingga materi yang disampaikan lebih jelas dan detail. Contohnya tema binatang, sub tema hewan peliharaan. Di sini guru dapat menggunakan media gambar, video atau miniatur hewan peliharaan sehingga anak mampu mengamatinya dan mengeksplorasi media tersebut.

Di hari rabu tanggal 31 Mei 2023 Dosen pengampu Mata Kuliah Dr. Muhammad Yusri Bachtiar, S.Pd., M.Pd, bersama dosen praktisi dan juga mahasiswa jurusan PGPAUD FIP UNM melakukan kegiatan kunjungan ke TK ANNISA yang berada di Desa Borongpa’la’la Pattallassang Gowa dengan tujuan melakukan bimbingan teknis pembuatan media pembelajaran dan menyerahkan media pembelajaran yang merupakan keluaran dari Mata Kuliah Media Pembelajaran AUD. Jadi, hasil akhir Mata Kuliah ini berupa hasil karya dari mahasiswa dengan membuat atau menciptakan sebuah media pembelajaran yang dapat digunakan dalam kegiatan belajar dan meningkatkan motivasi belajar anak didik. Dari pihak sekolah TK ANNISA menyambut dengan sangat baik dan tidak menyangka akan dikunjungi dan diberikan media pembelajaran oleh pihak UNM khususnya dari jurusan PGPAUD FIP UNM.

Tags

Share this post:

Postingan Lain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jika ingin berlangganan berita dari kami, silakan memasukkan email pada kolom di bawah ini

Radar Edukasi adalah portal berita pendidikan di bawah naungan Penerbit P4I