logo-color

Publikasi
Artikel Populer

MENJADI GURU KREATIF DAN KOMUNIKATIF BAGI PESERTA DIDIK

HENI NURRIKA, S.Kom

HENI NURRIKA, S.Kom

SMK NEGERI 2 TEMANGGUNG
heninurrika39@gmail.com

Guru adalah sebuah profesi yang mulia. Bahkan guru dikenal sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Profesi guru adalah sebuah amanah yang besar, yang harus dijalani dengan melibatkan segenap kemampuan intelektual, emosional, dan spiritual. Apabila guru hanya melibatkan kemampuan intelektual saja, maka guru tersebut hanya akan menjadi guru yang teoritis. Guru mempunyai peran penting bagi kemajuan pendidikan suatu bangsa, Bangsa akan maju apabila terdapat guru- guru yang memiliki dedikasi dan Profesinaolisme yang tinggi, seorang Guru adalah seorang profesional pendidikan yang memiliki peran penting dalam membimbing dan mengajar siswa dalam proses belajar-mengajar.

Guru secara tidak langsung dapat membentuk karakter siswa, membentuk atittude Siswa sehingga siswa tersebut mempunyai sifat dasar yang baik seperti: disiplin, sopan santun, bisa bekerjasama, menghargai orang lain dan sebagainya. Dengan karakter siswa di atas seorang guru tidak boleh merasa bosan untuk membimbing dan mengarahkan siswa untuk selalu berbuat baik, guru yang baik akan selalu mengedepankan sikap untuk pembentukan karakter siswa.

Guru yang baik tidak hanya  mendidik sikap saja tetapi seorang guru harus bisa mejadi guru yang kreatif dan Inovatif, guru yang memiliki kemampuan untuk mengembangkan pendekatan dan metode pembelajaran yang baru, segar, dan inspiratif. Mampu menciptakan lingkungan belajar yang menarik, memotivasi, dan mendorong siswa untuk berpikir kritis, mengembangkan kreativitas mereka, dan menciptakan solusi inovatif. Dari beberapa ahli memberikan pengertian tentang guru yaitu” Menurut Dri Atmaka (2004:17), pendidik atau guru adalah seorang yang bertanggung jawab unntuk memberikan bantuan kepada siswa dalam pengembangan baik fisik dan spiritual” begitu juga yang dikatakan “Menurut Husnul Khotimah (2008), pengertian guru adalah orang yang memfasilitasi proses peralihan ilmu pengetahuan dari sumber belajar ke peserta didik.”

Saya sebagai seorang pengajar yang berada di tingkat SMK selalu berusaha untuk terus menerus belajar untuk menjadi seorang guru yang Kreatif dan Komunikatif, karena modal penting bagi seorang guru adanya komunikasi yang sangat Intent bagi peserta didik, komunikasi efektif juga merupakan kunci utama dalam menjadi guru yang sukses. Guru komunikatif memiliki kemampuan untuk menyampaikan informasi dengan jelas dan memahami kebutuhan serta perasaan peserta didik. Mereka mampu mendengarkan dengan baik, memberikan umpan balik yang konstruktif, dan memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Guru komunikatif tidak hanya monoton menggunakan metode ceramah saja tetapi metode yang di gunakan adalah metode yang sangat berfariasi, metode ceramah hanya akan memberikan hasil pembelajaran yang membosankan yang menjadikan siswa tidak akan menyerap ilmu yang di berikan oleh guru, pembelajaran komunikatif mempunyai ciri diantara salah satunya yaitu mendorong siswa untuk bekerja sama dalam kelompok atau pasangan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kolaboratif. Melalui kerja sama ini, siswa dapat berbagi pengetahuan, mempraktikkan keterampilan berbicara, dan saling memberikan umpan balik. Kolaborasi juga meningkatkan rasa tanggung jawab sosial dan keterampilan kerja tim siswa.

Untuk pembelajaran di tingkat SMK terutama sekolah kami SMK NEGERI 2 Temanggung, sangat dianjurkan untuk menggunakan pembelajaran komunikatif, dimana pembelajaran komunikatif adalah pembelajaran yang menggunakan Teknologi dan sumber daya multimedia, yang memanfaatkan teknologi dan sumber daya multimedia sebagai alat pembelajaran yang efektif. Siswa akan diajarkan  menggunakan perangkat lunak, aplikasi, video, audio, dan sumber daya digital lain untuk pemaparan suatu mapel atau aplikasi untuk konfigurasi Jaringan, dan video untuk mencontohkan konfigurasi yang akan di lakukan saat pembelajaran Praktik.

Seorang guru akan menggunakan gaya bahasa yang di pakai memberikan tujuan agar siswa dapat dengan mudah memahami apa yang akan menjadi tujuan suatu pembelajaran yang kreatif dan komunikatif , guru memberikan simulasi kepada siswa untuk selalu mendukung interaksi yaitu  mendorong siswa untuk berkomunikasi dalam bahasa target (biasanya bahasa yang dipelajari) dengan memberikan peluang yang memadai untuk berbicara, mendengarkan, membaca, dan menulis. Mereka menciptakan situasi di mana siswa dapat berinteraksi dengan guru dan sesama siswa untuk memperoleh pemahaman dan meningkatkan keterampilan komunikasi mereka.

Dengan meningkatkan hasil pembelajaran yang mengacu pada tujuan pembelajaran, maka siswa dengan sangat wajib di berikan motivasi, siswa secara tidak langsung sangat membutuhkan sekali memotivasi siswa, guru komunikatif berperan sebagai motivator yang efektif. Mereka menggunakan berbagai teknik dan strategi untuk membangkitkan minat dan antusiasme siswa terhadap pembelajaran bahasa. Misalnya, pada saat praktik konfigurasi Jaringan untuk memecahkan soal study kasus maka pembelajaran yang relevan dan menarik, bernalar kritis, mandiri, bekerjasama, dan aktivitas kelompok untuk membuat pembelajaran praktik lebih menarik dan bermakna bagi siswa. Agar siswa terpacu untuk terus maju dan menargetkan siswa agar tercapainya tujuan pembelajaran yang diinginkan dan apabila terjadi kesulitan maka guru yang komunikatif akan selalu memberikan  sesi umpan balik dengan memberikan umpan balik yang konstruktif dan bermanfaat kepada siswa selama dan setelah interaksi komunikatif. Mereka memberikan dorongan dan memperbaiki kesalahan dengan cara yang mendukung, memfokuskan pada pemahaman pesan siswa dan penggunaan bahasa yang tepat. Dengan memberikan umpan balik yang efektif, guru membantu siswa memperbaiki keterampilan komunikasi mereka secara bertahap. Sesi umpan balik kepada siswa, agar permasalahan yang belum terselesaikan dapat menemui solusi seperti yang di harapkan., agar di saat pembelajaran praktik siswa sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Setiap murid memilik keunikan yang beragam. Oleh karena itu, setiap guru tidak bisa membuat standar yang sama. Guru dituntut untuk mampu memfasilitasi beragam potensi dan kebutuhan muridnya. Guru mapel saat melakukan Praktik berkesempatan untuk mengamati dan mempelajari keunikan dan keragamannya tersebut agar dapat mendorong kita mengajar secara Kreatif. Peningkatan pemahaman pembelajaran Guru yang kreatif dan komunikatif mampu menyampaikan materi pelajaran dengan cara yang berbeda dan menarik. Hal ini membantu siswa dalam memahami konsep-konsep secara lebih baik. Guru Kreatif dan Komunikatf dapat menggunakan berbagai metode pembelajaran seperti: Pembelajaran berbasis Masalah, maka siswa dihadapkan pada masalah yang relevan dan menantang, yang memerlukan pemikiran kreatif dan solusi inovatif. Metode ini melibatkan identifikasi masalah, pengumpulan informasi, analisis, dan pengembangan solusi. Atau menggunakan metode pembelajaran yang lain seperti: Pembelajaran Berbasis Proyek: maka siswa diberi tugas untuk mengerjakan proyek yang memerlukan pemecahan masalah, penelitian, dan presentasi. Proyek ini dapat berupa karya seni, penulisan, atau eksperimen ilmiah, yang memungkinkan siswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam konteks nyata.

Maka dapat di simpulkan menjadi seorang guru yang Kreatif dan Komunikatif bagi peserta didik diharapkan selalu mencari inspirasi dan terus mengembangkan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang pendidikan. Guru perlu terus belajar dan mengikuti perkembangan terbaru dalam dunia pendidikan, baik melalui pelatihan, seminar, maupun bacaan. Dengan begitu, mereka dapat mengaplikasikan ide-ide baru dalam kegiatan pembelajaran di kelas.

Tags

Share this post:

Postingan Lain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jika ingin berlangganan berita dari kami, silakan memasukkan email pada kolom di bawah ini

Radar Edukasi adalah portal berita pendidikan di bawah naungan Penerbit P4I