logo-color

Publikasi
Artikel Populer

TIKTOK, PEMBELAJARAN MASA KINI

Yogi Setiawan

Yogi Setiawan

TikTok adalah platform video bentuk pendek yang berasal dari Tiongkok. Aplikasi TikTok sangat populer di kalangan remaja, dewasa bahkan orang tua. Fenomena TikTok saat ini sedang melanda Generasi Z (anak sekolah). Sering kali, TikTok malah dianggap sebagai aplikasi yang memiliki banyak konten negatif yang tidak cocok untuk anak sekolah. Padahal, jika dilihat dari sisi positifnya, TikTok justru bisa berdampak pada pembelajaran jika digunakan dengan baik. Salah satunya meningkatkan motivasi belajar anak. Inovasi ini saya coba kembangkan dengan mempelajari seni dan budaya. Kolaborasi pembelajaran seni budaya menggunakan fitur TikTok. Ternyata TikTok membuat belajar yang tampaknya sulit menjadi lebih menyenangkan.

Dari semua media sosial yang saya kembangkan, TikTok yang paling efektif sebagai media pembelajaran karena memiliki banyak fitur yang bisa diterapkan selama pembelajaran. TikTok juga merupakan perkembangan kaum milenial dan sangat erat kaitannya dengan teknologi digital, terutama dengan gadget atau gawai. Aplikasi TikTok sering dipandang hanya sebagai pengaruh negatif bagi dunia pendidikan. Karena sering menawarkan konten negatif. Padahal jika dilihat dari sisi positifnya, Tiktok menguntungkan bila digunakan dengan benar.

Berbagai fitur TikTok dapat digunakan dengan sangat baik sebagai media edukasi.

Fitur

Kegunaan

Rekam suara

Merekam suara melalui gawai, kemudian diintegrasikan ke dalam akun TikTok personal

Rekam video

Merekam video melalui gawai, kemudian dintegrasikan ke dalam akun TikTok personal

Backsound

Menambahkan suara latar yang bisa diunduh dari media penyimpanan aplikasi TikTok

Edit

Memperbaiki dan menyunting draft video yang telah dibuat

Share

Membagikan hasil video

Duet

Berkolaborasi dengan pengguna TikTok lainnya.

 

Pembelajaran menjadi menarik ketika dikemas dengan ide-ide modern. Misalnya dalam hal bahan ajar tari, pada tahap ini guru menyiapkan bahan ajar dan mulai merancang bahan ajar untuk membantu siswa memahami pelajaran tari. Selain itu, pada sesi pertama yang berlangsung secara daring, guru memberikan penjelasan materi tari melalui video demonstrasi melalui Telegram. Kegiatan ini dilakukan agar siswa paham dan mengerti apa itu tari dan bagaimana memperagakan serta menciptakan gerak tari. Dengan kata lain, siswa tidak perlu lagi menghafalkan gerakan dan tarian yang sudah ada sebelumnya.

 Siswa juga dapat menemukan dan membayangkan bagaimana mengembangkan kreativitas tari. siswa dapat mencoba gerakan menari dalam fungsi perekaman video dan menemukan musik dalam fungsi suara latar di aplikasi TikTok. Jelas, ini memudahkan siswa untuk belajar teori dan praktik. Anda dapat menonton acara TikTok beberapa kali untuk memahaminya dengan lebih baik. Dan program ini sangat menyenangkan sebagai sarana pembelajaran. Belajar mandiri berarti memberikan kesempatan belajar yang bebas dan nyaman kepada anak agar mereka dapat belajar dengan tenang, nyaman dan senang.

  1. Guru menyiapkan naskah cerita sesuai dengan RPP yang sudah disusun.
  2. Guru mendownload aplikasi Ti Tok di Play Store
  3. Guru membuat akun TikTok, kemudian mengatur privasi pada aplikasi TikTok.
  4. Untuk membuat video, guru menggunakan fitur rekam video yang bisa digunakan secara langsung. Atau jika ingin memasukkan video yang sudah ada maka bisa di unggah melalui galeri handphone.
  5. Guru mulai menyunting video dan mengedit video melalui fitur yang tersedia.
  6. Selanjutnya video yang dihasilkan, di share ke siswa agar bisa dilihat dan dipelajari.

Dengan aplikasi TikTok, siswa dapat mendorong kreativitas dalam berkarya. Siswa dapat mengekspresikan diri secara langsung. Misalnya ketika belajar seni tari, siswa yang awalnya sulit menari menjadi lebih percaya diri setelah menggunakan aplikasi TikTok. Mempelajari seni tari merupakan salah satu dari empat aspek dalam mempelajari seni budaya. Jika dikategorikan sebagai pendidikan seni dan budaya, ia merupakan elemen kunci dari pendidikan yang dapat mengajarkan dasar-dasar untuk memahami apresiasi dan mengembangkan hubungan kreatif. Oleh karena itu, guru memegang peranan yang sangat penting dalam memotivasi siswa untuk mencapai tujuan program belajar mandiri. Tugas utama guru dalam penyelenggaraan pendidikan adalah mendidik dan mengembangkan peserta didik agar menjadi cakap. Untuk mencapai pembelajaran yang berpusat pada siswa. Dengan adanya media sosial TikTok, guru menjadi lebih mudah dalam menyampaikan materi kepada siswa. Siswa bereaksi dengan cepat untuk menyelesaikan tugas yang diberikan.

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa TikTok dapat digunakan sebagai alat pengajaran yang efektif sesuai dengan gaya belajar milenial yang sesuai dengan program pendidikan mandiri. Dari pengalaman belajar mandiri yang saya alami, menggunakan TikTok sebagai salah satu bentuk gaya belajar milenial menunjukkan peningkatan belajar anak yang sangat baik. Motivasi belajar meningkat. Dan anak-anak tidak tertekan oleh segunung tugas. Setiap orang tumbuh dan berkembang sesuai dengan kemampuannya.

Tags

Share this post:

Postingan Lain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jika ingin berlangganan berita dari kami, silakan memasukkan email pada kolom di bawah ini

Radar Edukasi adalah portal berita pendidikan di bawah naungan Penerbit P4I