logo-color

Publikasi
Artikel Populer

SKRINING TUMBUH KEMBANG ANAK DI TK: WUJUD KEPEDULIAN MENUJU GENERASI EMAS 2045

Siska Febrina Fauziah, S.ST., M.Tr.Keb.

Siska Febrina Fauziah, S.ST., M.Tr.Keb.

Dosen Poltekkes Kemenkes Maluku
siskafauziah@poltekkes-maluku.ac.id

Kesehatan dan perkembangan anak usia dini merupakan pondasi utama dalam mewujudkan Generasi Emas 2045. Kegiatan skrining pertumbuhan dan perkembangan anak di taman kanak-kanak (TK) menjadi salah satu langkah strategis yang perlu dilakukan secara berkesinambungan. Sayangnya, program kesehatan di TK yang dilaksanakan oleh pihak Puskesmas lebih terfokus pada kunjungan untuk imunisasi sementara skrining pertumbuhan dan perkembangan anak belum dilaksanakan secara rutin. Oleh karena itu, Prodi D-III Kebidanan Ambon tergerak untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan melaksanakan skrining pertumbuhan dan perkembangan anak di TK secara rutin dan terjadwal sebagai bentuk kepedulian dalam upaya mewujudkan Generasi Emas 2045.

Kegiatan skrining ini dilaksanakan di empat TK binaan yang merupakan mitra Prodi D-III Kebidanan Ambon pada tanggal 27 Mei 2025. Tim pelaksana yang terdiri dari dosen dan mahasiswa melakukan serangkaian pemeriksaan meliputi pengukuran berat badan dan tinggi badan, serta pemeriksaan perkembangan motorik, bahasa, dan sosial-emosional anak. Tujuannya adalah untuk mendeteksi secara dini adanya kelainan atau keterlambatan perkembangan, sehingga dapat dilakukan intervensi sedini mungkin sebelum anak memasuki jenjang pendidikan selanjutnya.

Anak usia prasekolah yang memperoleh layanan skrining pertumbuhan dan perkembangan pada kegiatan ini berjumlah 79 siswa, yang terdiri dari 36 siswa laki-laki dan 43 siswa perempuan, di mana umur mereka berada pada rentang 3-6 tahun. Manfaat dari kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh anak dan orang tua, tetapi juga oleh pihak sekolah dan tenaga kesehatan. Sekolah mendapatkan data yang berguna untuk menyusun strategi pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan anak. Sementara itu, puskesmas memperoleh gambaran awal kondisi tumbuh kembang anak di wilayah kerjanya. Temuan selama skrining, seperti anak dengan berat badan di bawah standar atau perkembangan motorik yang tidak sesuai usia, ditindaklanjuti dengan rujukan dan konseling kepada orang tua.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan dapat menjadi pemicu bagi puskesmas dan pemangku kebijakan di daerah untuk menyusun program skrining pertumbuhan dan perkembangan secara rutin dan terintegrasi. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mencetak Generasi Emas 2045, yaitu generasi muda yang sehat, cerdas, dan tangguh. Upaya deteksi dini terhadap hambatan tumbuh kembang merupakan salah satu strategi jitu untuk mencegah lahirnya generasi yang tertinggal secara fisik maupun kognitif.

Kegiatan skrining pertumbuhan dan perkembangan anak di TK merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kualitas generasi masa depan. Diperlukan kolaborasi lintas sektor agar skrining ini tidak hanya menjadi kegiatan insidental, melainkan bagian dari sistem pelayanan kesehatan dasar yang berkelanjutan. Dengan demikian, setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang setara untuk tumbuh optimal dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa menuju tahun 2045.

Tags

Share this post:

Postingan Lain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jika ingin berlangganan berita dari kami, silakan memasukkan email pada kolom di bawah ini

Radar Edukasi adalah portal berita pendidikan di bawah naungan Penerbit P4I