Ratna Malawat, Chatern Hatusupy, Christina Ratulohain
Dosen Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Maluku
ratna.malawat28@gmail.com
Indikator derajat Kesehatan suatu negara Salah satunya ditentukan oleh tingginya angka kematian ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Semakin rendah AKI dan AKB maka semakin baik derajat Kesehatan suatu negara. Kesehatan ibu masih menjadi prioritas pembangunan kesehatan di Indonesia. Kehamilan trimester III merupakan fase transisi menuju persalinan yang menuntut kesiapan fisik, psikologis, dan sosial. Tim Pengabdi Program Studi D-III Kebidanan Ambon poltekkes Kemenkes Maluku melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Edukasi Pemilihan Pertolongan Persalinan melalui Booklet bagi ibu Hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Air Besar Kota Ambon” Kegiatan tersebut berlangsung selama satu hari, yakni pada tanggal 18 Juni 2026 di Wilayah kerja Puskesmas Air Besar Kota Ambon.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Prodi Kebidanan Ambon sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan bayi. Wilayah Puskesmas Air Besar Kota Ambon dipilih sebagai lokasi kegiatan karena masih ditemukan masih ada hamil yang melahirkan bukan di faskes dan di tolong bukan oleh bidan (tenaga kesehatan).
Pelaksanaan kegiatan diikuti oleh ibu hamil terimester III yang berada di wilayah kerja Puskesmas Air Besar Kota Ambon. Selain melibatkan mahasiswa, kegiatan ini juga melibatkan kader kesehatan setempat untuk mendukung keberlanjutan edukasi di masyarakat. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan dimulai. Para ibu hamil tampak aktif mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang telah disusun oleh tim pengabdi.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal peserta terkait pemilihan pertolongan persalinan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sharing session yang memberikan kesempatan kepada para ibu hamil untuk berbagi pengalaman, permasalahan yang dialami maupun mengajukan pertanyaan terkait persalinan.
Dalam sesi tersebut, banyak ibu hamil yang mengajukan pertanyaan seputaran tanda persalinan, situasi yang membuat ibu engan untuk melahirkan di Faskes, dan di tolong oleh nakes, dan ada pernyataan keluhan mengenai pelayanan didapatkan saat di Faskes. Melalui sharing session ini, tim pengabdi dapat memahami kondisi dan kebutuhan peserta sehingga materi yang diberikan lebih sesuai dengan permasalahan yang dihadapi masyarakat.
Kegiatan inti adalah pemberian materi oleh narasumber Ratna Malawat membahas tentang pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yaitu apa yang dimaksud dengan persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan, mengapa harus mendapatkan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan, mengapa harus mendapatkan pertolongan persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan, tujuan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan difasilitas pelayanan kesehatan. Pengabmas ini menggunakan metode pertemuan untuk bertukar pikiran mengenai suatu masalah sehingga ibu dapat memahami lebih baik mengenai materi tentang pertolongan persalinan oleh tenaga Kesehatan. Pengetahuan tentang pertolongan persalinan oleh tenaga Kesehatan sangat penting diberikan kepada ibu hamil III
Selanjutnya, tim pengabdi memberikan penyampaian materi mengenai pemilihan penolong persalinan, Materi yang diberikan meliputi, pentingnya memilih penolong persalinan yang tepat, resiko persalinan tanpa Nakes, tanda bahaya kehamilan terimester III yang harus segera ke faskes, dan apa saja yang perlu di Persiapan sebelum persalinan. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui metode ceramah dan diskusi sehingga peserta dapat lebih mudah memahami informasi yang diberikan.
Perubahan psikologi dan fisiologis, dan tanda- tanda bahaya pada ibu hamil trimester III. dalam menjelang persiapan persalinan maka edukasi ini di laksanakan, dan harapnya ibu hamil meningkatkan pengetahuantentang menjelang persiapan persalinan. Upaya tersebut merupakansalah satu strategi edukasi pengetahuan persiapan persalinan pada ibu hamil trimester III.
Persiapan persalinan adalah usaha ibu hamil untuk menghadapi kelahiran bayi yang meliputi persiapan fisik, mental (psikologis) dan materi yang cukup agar kelahiran bayi berjalan dengan lancar, ibu dan bayi yang sehat. Persiapan persalinan difokuskan pada ibu hamil trimester III karena merupakan persiapan aktif menunggu kelahiran bayi dan menjadi orang tua, persiapan persalinan dapat dilakukan ibu kapan saja dan akan didapatkan ibu saat memeriksakan kehamilannya yang dilakukan oleh Bidan maupun tenaga kesehatan.
Bidan merupakan salah satu tenaga kesehatan yang memiliki peran penting dalam penurunan AKI dan AKB, serta menyiapkan generasi penerus masa depan yang berkualitas. Bidan dengan segala kewenangan dan kompetensinya harus mampu memberikan pelayanan yang komprensif, berkesinambungan, paripurna dan sesuai standar, mulai dari persiapan kehamilan, asuhan ibu hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir dan balita sehat serta kesehatan reproduksi perempuan dan keluarga berencana, dengan pelayanan Kesehatan yang berfokus pada aspek pencegahan melalui pendidikan kesehatan dan konseling, promosi persalinan normal, melakukan deteksi dini kegawatdaruratan, pertolongan pertama pada kegawatdaruratan dan rujukan yang aman, dengan tetap menerapkan protocol Kesehatan dimasa pandemi dan melaksanakan asuhan kebidanan sesuai dengan standar pelayanan kebidanan.
Tujuan persiapan persalinan aman adalah agar ibu hamil dan keluarga tergerak merencanakan tempat persalinan dan penolong persalinan yang aman, yang mana persalinan dilakukan di fasilitas kesehatan dan ditolong oleh tenaga kesehatan. penyebab terbatasnya akses perempuan terutama untuk pertolongan persalinan dikarenakan kemiskinan serta kurangnya pengetahuan dan keterpaparan infomasi, sedangkan pendekatan edukasi merupakan pendekatan yang paling cocok terhadap upaya pemecahan masalah kesehatan masyarakat melalui faktor perilaku dibandingkan dengan pendekatan tekanan.
Upaya ini untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil trimester III Menjelang persiapan persalinan dengan cara edukasi,informasi Kesehatan, komunikasi melalui berbagai media dan teknologi. Fungsi media penyuluhan sangat penting sebab media merangsang pikiran, perasaan dan kemauan audien sehingga dapat mendorong terjadinya proses pelajaran pada dirinya. Mendorong keinginan audien untuk mendengarkan penyuluhan atau edukasi.






